Segera Rekam KTP Elektronik Untuk Kemudahan Pelayanan Publik

Admin, 13 September 2016 21:13:24 WIB
 
Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia segera merekam data diri mereka dan membuat KTP Elektronik (KTP-El). Hingga pertengahan Agustus 2016 ini, baru 161 juta penduduk atau 88 persen yang sudah merekam data dirinya, sejak program menuju single identity diluncurkan pada bulan Februari 2011. Sisanya, masih ada sekitar 22 juta penduduk yang belum merekam data dirinya.

Padahal, sesuai dengan Perpres No.112 Tahun 2013 bahwa KTP Non Elektronik sudah tidak berlaku lagi sejak 31 Desember 2014. Mulai 1 Januari 2015 penduduk sudah harus menggunakan KTP Elektronik (KTP-el).

“Hal ini begitu penting karena kelak semua pelayanan publik akan berbasis NIK dan KTP-el. KTP itu seperti ‘nyawa’ penduduk, karena segala urusan mulai dari membuat SIM, BPJS, mengurus akta nikah, semua membutuhkan data KTP-el,” ujar Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, (22/8). Bagi penduduk yang belum melakukan perekaman, Kemendagri memberikan perhatian khusus dan memberikan kemudahan-kemudahan, terlebih saat ini semua data dan titik-titik pelayanan di daerah sudah terkoneksi dengan Data Center (DC) di pusat.

Jadi, dengan teknologi, Kemendagri memangkas 3 prosedur pembuatan KTP-El. Penduduk yang ingin merekam KTP-El tidak perlu lagi membawa surat pengantar dari RT/RW dan Kelurahan serta akta lahir. “Cukup membawa fotocopy Kartu Keluarga ke Dinas Dukcapil manapun. Bisa diurus dimana saja, tidak harus sesuai domisili penduduk,” ujar Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Prof. Zudan Arif Fakrulloh.

Saat ini 92 lembaga pemerintah dan swasta sudah menggunakan data KTP-el dan NIK untuk akses layanan publik. Disamping hal itu, langkah tegas perlu diambil Pemerintah untuk pembaruan database, tentang jati diri penduduk Indonesia, sehingga tidak perlu lagi membuat “KTP Lokal” untuk pengurusan izin, pembukaan rekening bank, dsb. KTP-el juga mencegah kepemilikan KTP ganda atau KTP palsu. Dengan demikian akurasi data penduduk presisi dan dapat digunakan untuk beragam kepentingan, khususnya pelayanan publik dan perencanaan pembangunan.

Sejak program KTP-El dilaksanakan pada 2011, sebanyak 514 Kabupaten/ Kota dan 6.234 Kecamatan telah disiapkan untuk dapat melakukan perekaman. Dengan rata-rata kemampuan merekam 100 orang per hari di setiap titik perekaman, maka potensi setiap harinya tidak kurang dari 600.000 atau dalam 40 hari sebesar 24 juta orang. “Ini tentu dengan asumsi masyarakat datang ke titik perekaman. Kunci utamanya adalah kesadaran masyarakat untuk merekam data dirinya,”lanjut Zudan.

Kemendagri juga melakukan “jemput bola” yaitu menghampiri masyarakat yang aksesnya sulit untuk menuju ke Dinas Dukcapil di daerahnya. “Fokus peningkatan pelayanan dan mempermudah pelayanan serta jemput bola di daerah pegunungan, terpencil dan perbatasan,” tambah Mendagri.

Sementara itu, berkenaan dengan blangko KTP-el, terutama untuk menyelesaikan Print Ready Record (PRR) yang sejak tahun 2012 terakumulasi 3,8 juta lebih, saat ini blangko yang tersedia sebanyak 4,6 juta. Saat ini Kemendagri sedang melakukan pergeseran anggaran TA 2016 sehingga bisa menambah 5 juta blangko untuk mengantisipasi animo masyarakat dalam mengurus identitasnya. Pusat Penerangan Kemendagri dan Tim Komunikasi Pemerintah Kemkominfo.

sumber : https://kominfo.go.id/index.php/content/detail/7997/segera-rekam-ktp-elektronik-untuk-kemudahan-pelayanan-publik/0/artikel_gpr

Artikel Terkini

  • LANSIA DAN SAMPAH

    19 September 2015 05:19:52 WIB Admin
    Lansia (Lanjut Usia) membuat sampah menjadi kerajinan dan pupuk kompos di Desa Bingkat 4 Mei 2015. Lansia di Desa Bingkat yang berjumlah 304 orang masih sangat produktif dan aktif. Mereka mempunyai keterampilan serta mandiri. Bersama Sekretaris BKL (Bina Keluarga Lansia) Desa Bingkat, Sri Wahyuni me... ..selengkapnya

  • Penilaian Desa terbaik Tingkat Kecamatan Pegajahan

    11 September 2015 08:41:08 WIB Admin
    Penilaian Desa terbaik Tingkat Kecamatan Pegajahan
    Pada Bulan April 2015 yang lalu, Kecamatan Pegajahan melakukan penilaian bagi desa-desa yang ada di wilayah kecamatan untuk diperlombakan di Tingkat Kabupaten. Dari 12 desa dan 1 kelurahan yang ada di Kecamatan Pegajahan, Desa Bingkat meraih peringkat sebagai desa terbaik di Kecamatan Pegajahan. Unt... ..selengkapnya

  • Renovasi Kantor Desa Bingkat

    11 September 2015 06:08:35 WIB Admin
    Renovasi Kantor Desa Bingkat
    Sejak tanggal 20 Agustus 2015, telah diadakan renovasi/ perehapan kantor Desa Bingkat. Kantor akan dibuat berlantai dua, dengan menambah ruangan untuk menjadi ruangan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tim Penggerak PKK Desa, LKMD dan Keamanan Desa. Hal ini sudah direncanakan sejak Kepemimpin... ..selengkapnya

  • Perlombaan Kebersihan Antar Dusun

    11 September 2015 03:37:58 WIB Admin
    Perlombaan Kebersihan Antar Dusun
    Untuk memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 70, Pemerintah Desa Bingkat mengadakan perlombaan kebersihan antar dusun. Selain itu, peringatan ini ditujukan agar warga dapat memelihara kebersihan, kerapian dan keindahan dusun. Agar kita semua bisa hidup sehat. Dan untuk menambah sem... ..selengkapnya

  • Opak Bulat

    10 September 2015 11:01:56 WIB Admin
    Opak Bulat
    Opak Bulat adalah salah satu makanan khas yang terbuat dari singkong/ubi kayu. Yang diolah dan diproses sehingga menjadi cemilan yang sehat tanpa bahan pengawet.... ..selengkapnya

  • Mie Yeye

    10 September 2015 11:00:18 WIB Admin
    Mie Yeye
    Mie Yeye juga terbuat dari singkong/ ubi kayu. Hanya berbeda bentuk dan rasa dapat dinikmati disaat santai. Dipastikan tidak ingin berhenti makan jika sudah mencoba.... ..selengkapnya

  • Opak Lidah yang Menggoyang Lidah

    10 September 2015 10:57:27 WIB Admin
    Opak Lidah yang Menggoyang Lidah
    Opak Lidah merupakan cemilan dari singkong atau ubi kayu dibumbui sehingga terasa gurih ketika di makan. ... ..selengkapnya

  • Pelatihan Pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID)

    09 September 2015 21:31:01 WIB Admin
    Pelatihan Pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID)
    Pada tanggal 5-7 September 2015, Desa Bingkat mendapatkan undangan Pelatihan Pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID) oleh Yayasan BITRA Indonesia. Acara ini dilaksanakan di Sibolangit Kabupaten Deli Serdang. Sebagai fasilitator adalah Muhammad Amrun dan Siswono dari Combine RI Yogyakarta. Pelatihan ... ..selengkapnya

       Selamat dan Sukses

gambar

Ir. H Soekirman           Darma Wijaya,SE
Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai Periode 2016-2021


Layanan Mandiri


Silahkan datang / hubungi perangkat desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukan NIK dan PIN

Komentar Terkini

Info Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Lokasi Bingkat

tampilkan dalam peta lebih besar

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Sinergitas Program

Visi Misi Desa Bingkat

Visi Desa Bingkat adalah : "Terwujudnya Masyarakat Desa yang Mandiri, Makmur, Sejahtera dan berkeadilan yang didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai dan aparatur pemerintah yang handal"