Pemerintah Tetapkan 7 November Jadi Hari Wayang Nasional

Admin 23 Oktober 2019 12:38:18 WIB

Jakarta, Kominfo - Wayang makin mendapatkan perhatian di Indonesia. Setelah ditetapkan UNESCO sebagai World Master Piece of Oral and Intangible Heritage of Humanity, kini hari penetapan itu dijadikan Hari Wayang Nasional.

Salah satu pertimbangan penetapan Hari Wayang Nasional adalah wayang telah tumbuh dan berkembang menjadi aset budaya nasional yang memiliki nilai sangat berharga dalam pembentukan karakter dan jati diri bangsa Indonesia. Penetapan itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap wayang Indonesia.

Tepat pada 17 Desember 2018, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 30 Tahun 2018 tentang Hari Wayang Nasional.

“Menetapkan tanggal 7 November sebagai Hari Wayang Nasional,” bunyi diktum KESATU Keppres tersebut.

Ditegaskan dalam Keppres tersebut, Hari Wayang Nasional bukan hari libur.

“Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,” bunyi diktum KETIGA Keppres Nomor 30 Tahun 2018, yang telah ditetapkan di Jakarta pada tanggl 17 Desember 2018.

 

sumber : https://www.kominfo.go.id/content/detail/15829/pemerintah-tetapkan-7-november-jadi-hari-wayang-nasional/0/berita

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

       Selamat dan Sukses

gambar

Ir. H Soekirman           Darma Wijaya,SE
Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai Periode 2016-2021


Layanan Mandiri


Silahkan datang / hubungi perangkat desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukan NIK dan PIN

Komentar Terkini

Info Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Lokasi Bingkat

tampilkan dalam peta lebih besar

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Sinergitas Program

Visi Misi Desa Bingkat

Visi Desa Bingkat adalah : "Terwujudnya Masyarakat Desa yang Mandiri, Makmur, Sejahtera dan berkeadilan yang didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai dan aparatur pemerintah yang handal"